MENU

by • August 20, 2012 • catatan Perjalan, UncategorizedComments (0)281

bait luka menepi di kesunyian…

image

terkadang menceritakan dengan kata serta ucapan tidak bisa menggambarkan apa yang sedang dirasakan oleh hati yang teriris dalam tawa dan ketegaran seorang laki-laki.. aku akan bercerita ketika semua huruf tak lagi mewakili.
hembusan sunyi angin laut banyak bercerita dalam potret diam menatap nanar kesimpangsiuran yang mendera..

“Sayup Terdengar Engkau memanggil Namaku..
Manja Kudengar Kau Sebut namaku…
Entah…Sajak Rindu apa yang sedang Kau Nyanyikan
Untukku..Untuk Jiwaku
Reff :
Aku Rindu….hatikupun Rindu
Kusebut Namamu hanya didalam mimpiku…
Tak berani diriku ungkapkan rasa dihatiku
Karena Jujur Hatiku hanya kan menyakiti hatiku..menitikkan airmataku

Dan Kini engkau telah menjadi miliknya
Hati dan Perasaanmu tak lagi untukku
Pedih…Pedih sepedihnya
Harus Kulewati hariku Sendiri
Interlude:
Yang ada hanya sesal
Yang ada hanya kecewa
Yang ada hanya sesal……
Coda :
Kita Berdua begitu dekatnya
Membagi cerita membagi kisah dan tawa
Namun Semuanya kini telah Tiba
Namun Diriku……Tak Kan Rela

Biarlah …hatiku kan selalu menjadi milikmu
Meski hatimu tak kan pernah menjadi milikku…..

happy wheels

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *