MENU

by • August 7, 2014 • IT Service ManagementComments (0)343

Flight is Not Just About Price [1]

Musim lebaran 2014 kali ini membuat bagi sebagian besar masyarakat INDONESIA sibuk dengan aktifitasnya selama dua minggu setelah ramadhan mulai dirasakan magisnya sisi kerohanian. Sebuah tradisi yang menjadi hukum wajib bagi perantau menjadi seni tersendiri dalam mempersiapkan kesiapanya kembali Pulang.

Pengalaman pertama memang menarik untuk dibagi dan diceritakan terkait dengan aktifitas mudik kemaren, kebetulan waktu itu mempunyai pengalaman menarik melakukan dua hal sekaligus “yang pertama”, Menggunakan Jasa Travel Online Baru dan Maskapai Yang terkenal penggunanya kelas Premium.

traveloka1. Traveloka.Com

Menggunakan situs travel online ini untuk pertama kalinya karena membaca sekilas bahwa ada promo tiket garuda dan itupun setelah agak putus asa melihat harga tiket dari pekanbaru – Jakarta – Surabaya Semuanya sudah diatas normal harganya.

Pengalaman yang menarik adalah saya selama ini menggunakan applikasi travel online juga dan entah kenapa waktu itu sedang agak tidak puas karena adanya jumlah tagihan yang berubah saat final checkout. Korban iklan dan kemudian membuktikan mengenai kebenaran tentang jargon dan juga perbedaan pelayanan customer servicenya akhirnya memutuskan untuk membuka websitenya (karena sebagai gadget freak, belum ditemukan versi appsnya baik di android maupun IOSnya.

Membuka website traveloka dan langsung terpampang dengan jelas banner promosi garuda di bannernya, langsung tidak pakai lama memasukkan destinasi dan sayangnya tujuan Pekanbaru – Jakarta – Surabaya dengan garuda tidak pas dengan waktu keberangkatan yang diinginkan karena masih harus bekerja sampai dengan hari jumat sore.

Interface yang to the point dan guidance yang lengkap, masukkan data beberapa dan lakukan pembayaran dan tiket sudah ditangan dengan harga “promo” garuda seperti yang disampaikan. Dan Saya tidak ada keterkejutan dengan biaya yang saya dilhat diawal sama dengan jumlah saat page berubah di sesi pembayaran.

“Saya Tersenyum senang karena mendapatkan tiket promo kelas garuda dengan harga dibawah pasaran maskapai lainya, Tiket Pekanbaru – Jakarta ditangan, SAYA PASTI MUDIK!!”.

Kesenangan saya menjadikan saya ketagihan karena masih ada tiket yang harus saya hunting kelanjutanya, Jakarta – Surabaya. Melanjutkan mengakses Taveloka dan lagi-lagi mendapatkan harga promo bagus dan melakukan pembayaran yang sama dengan sebelumnya, namun ada perbedaan saat sudah melakukan pembayaran, TIKET saya tidak kunjung terkirim di email dan Saldo Sudah Terdebet!

Pengalaman mengawal IT Service Desk yang sehari-hari berurusan dengan complain dan masalah serta Service Level Agreement tidak membuat saya panik dan membuat penasaran untuk melakukan pengetesan terhadap customer service mereka keesokan harinya, Kalau tidak via telepon atau via Email.

  • Follow up pertama keesokan harinya 10 Juli 2014, mengirimkan email ke cs@traveloka.com untuk melakukan pengecekan terhadap transaksi yang tidak kunjung datang email ticketnya. Mendapatkan balasan yang baik dan memenuhi standar customer service melakukan korespondensi dengan customer, penjelasan juga rinci akhirnya saya menyimpulkan bahwa kesalahan ada dipihak saya memilih jenis pembayaran namun uang juga sudah terdebet.
  • Untuk menyamakan persepsi jawaban email dengan interpretasi pribadi akhirnya menelpon ke customer service langsung dan diangkat agent laki-laki, namun menurut standar yang diharapkan mendapatkan respon yang kurang sempurna. Masalahnya hanya sepele, karena beliau sang agent tersebut menjawab dengan nada suara yang berubah agak meninggi dan terdengar kesal karena saya berperilaku seperti orang bodoh tidak tahu maksud dari penjelasan agent serta mencoba defense. Namun akhirnya saya paham karena kebetulan berada di bisnis yang sama “customer service”. Setelah itu Semuanya Clear dan harus menunggu 4 hari kerja maksimal uang akan tertransfer kembali ke rekening.

Dua hal yang patut menjadi perhatian adalah bahwa tetap menggunakan phone courtesy dalam melayani pelanggan adalah hal yang harus dijaga jangan sampai suara tersebut diinterpretasikan sebagai pelayanan yang kurang maksimal karena pada dasarya customer tidak akan menghubungi customer service jika tidak ada permasalahan ataupun perbedaan persepsi atas apa yang menjadi aturan main sebuah company terhadap customer.

Untuk itu, perusahaan jasa akan selalu berada di sisi customer, secara keseluruhan untuk service dan impresi pertama saya menggunakan jasa traveloka dan merasakan aftersales service dan juga complain handling ,SAYA PUAS meskipun akhirnya Tiket Jakarta – Surabaya Tidak Jadi saya Issued dari Traveloka.

Semoga terus berbenah , observe..observe..observe dan improve. Flight Not Just About Price, It’s About The Service You Offered.

To Be Continued With Experience with GARUDA INDONESIA

happy wheels

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *