MENU

by • August 4, 2014 • IT Service ManagementComments (0)219

Front Liner’s Courtesy [1]

Berbicara tentang menjadi seorang Front Liner sebuah aktifitas ataupun dalam pembahasan ini akan kita fokuskan kepada menjadi Front Liner dalam sebuah cycle IT Customer Services.

Slide1

Namun penerapan basic ini akan dapat digunakan oleh siapapun dan seharusnya melekat kepada setiap pihak yang memang concern akan sebuah kepribadian diri dan  pentingnya sebuah kesan dalam berhubungan profesional pekerjaan yang akan melekatkan dirinya pada institusi atau secara personality branding.

Apa Saja sih yang harus dimiliki seseorang yang ingin menjadi front liner? hal ini akan kami coba menggabungkan antara front liner di dunia sales and marketing dengan customer service.

  • Self Confidence
    Memiliki kepercayaan diri adalah modal dasar dan utama untuk menjadi seorang front liner, karena kita akan dan pasti berhadapan dengan orang lain dan karakter yang tidak bisa kita tebak saat kita bertemu dan membuat janji dengan mereka. Percaya diri dapat diartikan sebagai kita yakin akan apa yang kita miliki dan menguasai materi serta hal terpenting kita tidak merasa apriori dengan lawan bicara kita apapun level yang kita hadapi.
    Hal ini akan sangat penting dikarenakan ketika menjadi seorang front liner artinya kita mewakili sebuah entitas atau sedang “menjual diri kita” kepada orang yang memang kita tuju untuk dapat bersinergi dan bekerja sama yang menguntungkan.
  • Appearance
    Untuk penampilan secara tampak luar agar menarik atau pun harus berdandan masih menjadi perdebatan bagi kalangan praktisi menyikapi seorang front liner yang harus bertatap muka berbeda dengan yang hanya menjalankan fungsinya dari balik meja alias tele front liner.
    Pentingnya appearance adalah penunjang bagi faktor pertama, percaya diri. Karena minimal kita harus mampu membuat diri kita nyaman dengan diri kita sendiri minimal dengan apa yang kita pakai, parfum apa yang nyaman kita gunakan serta setelah aksesoris lainya. Begitupun dengan yang hanya dibelakang meja, hal ini akan sangat mempengaruhi level percaya diri kita ketika kita tidak nyaman dengan penampilan kita, dan akan tersalurkan dalam suara ataupun bahasa yang kita gunakan dalam komunikasi digital. Jadi, Perhatikan dan Nyamankan apa yang kita kenakan!
  • Knowledge
    Mengetahui bahan yang menjadi poin pekerjaan kita adalah sudah pasti, karena kita akan berinteraksi dengan membawa solusi atau menawarkan sebuah gagasan dengan ilmu yang membuat kita tampak percaya diri dan terlihat meyakinkan calon customer kita. Kuasai dan pastikan kita mengetahui dengan pasti apa yang akan kita bicarakan disamping informasi populer lainya untuk penyegaran. Karena itu, Seorang Front Liner harus tahu banyak dan selalu terlihat up to date, jangan Jadi Front Liner KUDET yang sedang jualan obat.
  • Communication
    Kemampuan komunikasi atau menjadi pribadi yang komunikatif adalah tautan dari ketiga komponen diatas yang merepresentasikan antara percaya diri,  tampilan nyaman dan mengetahui bahan. Apa ada alasan kita tidak menjadi orang yang komunikatif setelah kita mampu menjalankan ketiga hal diatas? itulah dasar bagaimana seseorang dapat menjadi pribadi yang komunikatif. Confidence dan tahu bahan maka forum akan mengalir seperti air serta kita menjadi point of interest.
  • Heart
    Menggunakan hati adalah hal yang banyak terbaca sebagai suatu idiom motivasi namun sesungguhnya hati adalah menjadikan bagaimana seorang front liner ini mampu menggunakan bahasa manusia dan mencoba serta selalu mencoba menjadi pribadi lawan bicaranya. Karena sejatinya kita tidak sedang berbisnis pada awalnya, tapi membangun sebuah bisnis serta komunikasi sehingga dengan hati akan terlihat tulusnya kita memberikan respect terhadap setiap calon customer kita.
    Saat itu terbaca oleh calon customer, maka mereka akan memberikan jantungnya kepada kita. Heart Says and Heart Never Lies!!
  • Responsive
    Menjadi pribadi yang tanggap akan apapun situasi baik itu diminta atau tidak serta mempunyai kemampuan membaca alur pikiran dengan melihat sekitar. sehingga kita dapat memenuhi ekspektasi serta melakukan intersepsi terhadap apa yang akan calon customer butuhkan. Akan menyenangkan bukan jika kita seorang customer diberikan respon cepat atas apapun bentuk masalah ataupun permintaan serta kita bisa tahu apa kebutuhan mereka setelah kita penuhi permintaan pertamanya. They Will Love You and Always Missing You
  • Balance
    Kesemua faktor diatas harus mampu kita balancing, karena jika kita terlalu berlebih dalam prosentase faktor diatas maka akan menimbulkan satu tahap mereka akan menunda untuk segera memberikan jawaban positif atau puas dengan pelayanan kita. Untuk Balance ini, silahkan kita renungkan apakah benar faktor diatas harus balance dan tidak boleh menonjolkan salah satunya,

Ditulisan selanjutnya kita akan membahas kelanjutan untuk added value dari Basic Front Liners ini serta sedikit tentang bagaimana seharusnya kita berkomunikasi tanpa tatap mata terutama menggunakan telephone.

happy wheels

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *