MENU

by • July 13, 2015 • OpiniComments (2)920

GOJEK, Merevolusi melalui Inovasi Teknologi

Sempat ramai dibicarakan minggu kemarin di timeline dan bahkan muncul bersliweran juga cerita miring tentang GOJEK. Meskipun saya belum pernah make jasa GOJEK karena baru install aplikasi pas ke jakarta kemarin dan tentunya kesempatan emang belum ada.

GOJEK muncul di ibukota, dan sekarang sedang menjadi solusi baru dari sebuah inovasi teknologi yang tepat guna dan tepat sasaran. Menyentuh pemberdayaan masyarakat yang tidak berdaya guna menjadi berdaya guna.

Kalo menurutku OJEK itu …

  • OJEK itu Profesi yang menjanjikan, menjanjikan kejemuan karena memang dia menggunakan kendaraan roda dua tanpa pengenal yang menandakan dia OJEK sehingga orang pun sulit membedakan antara Tukang OJEK atau Orang Naik Motor Abis nganterin gebetan
  • OJEK itu Pekerjaan pasif menunggu orang kejebak macet dan terus mlipir ke pangkalan dan tentunya pasang harga dan tawar-menawar serta tak jarang juga jual mahal meski belum narik sedari pagi (tapi kopi ama rokoknya ada nih orang)
  • Banyak waktu terbuang dengan Rute Pulang -Pergi Tujuan ke Pangkalan karena dia ga bisa ngetem di pangkalan yang bukan markas dia, bisa-bisa pulang babak belur.
  • Tidak tentu dan tidak terukur serta menjadi profesi alternatif biar kagak dikira ngganggur ama bini atau mertua.
  • Profesi ini memang solusi banget kok untuk kemacetan dan kepadatan di ibukota dan kota besar

Kalo Menurutku GOJEK itu..

  • Mengubah Profesi Ojek menjadi Profesi yang tidak hanya dari kalangan unskilled alias tidak ada pilihan daripada nganggur. Karena orang Gabung Gojek sudah melihat pertimbangan dari sisi pendapatan. Artinya sudah ada perubahan mindset dalam seorang tukang GOJEK dalam memprediksi penghasilanya.
  • GOJEK membuat bingung para pelaku bisnis pangkalan atau pelaku bisnis outsourcing dan atau pelaku usaha transportasi karena GOJEK ini OJEK MOBILE tidak mangkal, outsourcing yang tanpa ikatan PKWT atau PKWTT dengan segala macam dinamikan celah yang menjadi pemicu demonstrasi menuntuk kesejahteraan. Bagi pelaku bisnis transportasi hal ini menjadi pukulan telak karena bisnis transportasi ini tanpa modal besar alias tanpa pembelian aset, tanpa rental, malah ada untung jualan hape dan paket pulsa tentunya.
  • GOJEK menggunakan teknologi bukan lagi intuisi lagi rame atau ngga namun tetap memberi solusi klik dari tempat dan ojek bisa datang segera mengantar.

Teknologi membuktikan bisa menampar para pelaku negeri ini karena roda ekonomi rakyat bawah kembali bergeliat disaat mereka sedang sibuk untuk mencari jalan menjegal pemerintah melalui perlambatan ekonomi atau memang sebenarnya sedang melambat karena tak tahu cara mengasuh negeri.

Siapa yang tidak butuh GOJEK sekarang saat taksi menjadi armada yang kadang mencekik dompet saat tidak baik dan yang pasti adalah Masyarakat sekarang tidak malu untuk menjadi tukang OJEK lewat GOJEK.

Pemerintah dan DPR tidak usah menyulut dan menskenariokan ada gesekan antara Tukang OJEK dan GOJEK karena malu tidak bisa memberi solusi dan akhirnya mencari sesuatu yang basi untuk masturbasi membuat advokasi dalih persaingan usaha. Rakyat tidak bodoh dan tidak begitu saja menyerah, rakyat indonesia tahu cara bertahan dari jaman nenek moyang turun-temurun. Secara Naluriah mereka akan bertahan apapun kondisi negara ini.

Karena mereka diajak berpikir dan berkalkulasi dengan solusi yang ditawarkan bagaimana hidup di ibukota harus punya inovasi demi selalu bisa makan nasi.

Pict by  : Sinyal dot co dot id

happy wheels

Related Posts

2 Responses to GOJEK, Merevolusi melalui Inovasi Teknologi

  1. Bener banget itu .. saya sering bingung mana tukang ojek mana orang yg naik motor biasa. Pernah udah manggil2 orang kirain tukang ojek, tapi orangnya gak noleh sedikitpun.. dan ternyata itu seorang bapak yang lagi anaknya jajan di warung x_x

    • admin says:

      Hai Mbak Andy,

      makasi ya sudah mampir kemari.
      semoga “penolakan” yang katanya dari para tukang ojek ini bisa menjadi pencerahan oleh mereka bahwa ini solusi untuk mereka biar lebih mendapat kepastian hidup di kota besar. Ngajak mereka biar ga males tapi bergerak menjemput rezeki.

      salam
      rendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *