MENU

by • February 16, 2016 • CommunityComments (0)244

Kelas Finansial Akberpekanbaru

Ada kebingungan bagaimana mengelola keuangan dengan baik? termasuk bagaimana cara berinvestasi?Di kelas Akberpekanbaru yang dihelat hari Sabtu, 13 Februari 2016, mulai pukul 09.30 – 11.00 WIB di gedung IDX Pekanbaru, Jl. sudirman ujung Pelita Pantai.

Kelas ini akan membahas tentang belajar tentang pengelolaan uang pribadi, biar pasak dan tiang tidak saling mendahului. Guru kelas akberpku ‪#‎PKU34‬ adalah pak Emon Sulaeman selaku Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia Prov. Riau

 satu

Salah satu kenikmatan memiliki uang adalah ketika uang tersebut bisa bermanfaat untuk orang lain. Uang adalah suatu benda yang harus dikuasai, karena pada faktanya hanya 1% orang yang menguasai 50% uang yang beredar di dunia. Karena faktanya, manusia banyak dikuasai oleh gaya hidup atau bahasa kerenya Lifestyle, sehingga keuangan menjadi tidak terkelola dengan baik.Dan patut diketahui bahwa 95% orang yang memperebutkan 10% uang yang beredar.

Kita tinggal di negara Indonesia yang sektor ekonominya berjalan dengan baik. tahun 2013 didapat data bahwa penduduk indoneisa lebih besar pasak daripada tiang, artinya pengeluaran lebih besar daripada penghasilan. BAHAYA!!

Untuk itu kita perlu tahu bagaimana meningkatkan penghasilan dengan menggunakan rumus dasar : KONSUMSI + TABUNGAN +INVESTASI. Rumus tersebut bisa dimulai sejak kita sudah mempunyai pendapatan pasti per-bulan atau per-minggu.

Konsumsi (Pengeluaran) adalah pengeluaran untuk biaya harian dan pengeluaran lainya. Tabungan adalah untuk kebutuhan mendadak yang bisa jadi suatu saat diperlukan. Investasi sendiri adalah untuk kebutuhan yang sifatnya jangka panjang.

Pak Emon mengingatkan bahwa uang itu bukan dari berapa yang bisa kita hasilkan tapi BERAPA YANG BISA KITA SISAKAN!!(Mulai mencerna nih otak saya loading). Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah mulai membuat  rincian pengeluaran setiap harinya.

Buat Catatan pengeluaran yang dibagi ke pos-pos tertentu, misalnya: Pos pengeluaran yang pasti setiap hari (pengeluaran pokok).lalu bikin pos pengeluaran yang tidak pasti dan bisa diganti misalnya biasanya beli minum di kantin, ganti dengan bawa sendiri dari rumah. Terakhir bikin juga pos pengeluaran yang tidak penting, yang sebenarnya akan kita hilangkan di bulan depan.

Dalam pengelolaan keuangan kita perlu memiliki tujuan yang jelas. Misalnya? Biar Jadi KAYA? kalo kata pak emon tujuan itu belum jelas. Nah, contoh sebuah tujuan pengelolaan keuangan yang jelas contohnya: Pengen Nabung untuk Beli Rumah, Biaya Kuliah, NIKAH!. Jika tujuan sudah jelas, yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah komitmen. Komitmen untuk menjalankan dan harus kuat, agar tujuan kita bisa tercapai.

Banyak kasus pengelolaan keuangan yang berantakan karena tujuanya yang tidak jelas atau komitmenya kurang. Kalau kita sudah mantap dengan tujuan yang jelas dan komitmen kuat, maka kita bisa menggunakan rumus KONSUMSI + TABUNGAN + INVESTASI.

Dari penghasilan bulanan,keluarkan sejumlah konsumsi/pengeluaran pasti per-bulan dan tidak lupa keluarkan untuk dimasukkan ke tabungan. Nah sisanya baru kita masukkan kedalam investasi sebagai tabungan jangka panjang. Bentuk investasi seperti apa yang akan kita inginkan? Beli gadge mahal atau mobil keluaran terbaru? Kalau itu bukan investasi tapi mengarah ke konsumsi, jadi mari kenali apa itu investasi.

Kenapa investasi? karena salah satunya untuk melindungi kekayaan/ aset yang dimiliki terhadap gejolak inflasi. Pilihan investasi ada berbagai macam, mulai dari emas, tanah, berlian atau surat berharga di pasar modal. dalam investasi ada prinsip ” HIGH RISK HIGH RETURN,LOW RISK LOW RETURN”.Jadi jika ingin memiliki untung yang tinggi dari investasi yang dilakukan, maka kita sudah tahu jenis investasi resiko apa yang kita ambil, resiko tinggi tentunya dengan siasat.

Investasi yang paling “Mungkin” dimulai dengan modal kecil ( bisa Rp.100.000) adalah saham. Tapi sebelum memutuskan ikut berinvestasi saham, kenali dahulu perusahaanya seperti apa, dan jangan pernah kita menitipkan saham di perusahaan yang tidak jelas.

Bagaimana cara mengenalinya? sederhana saja langkahnya dengan mencari tahu terlebih dahulu produk yang dipakai.Jika produk tersebut terpercaya dan kita juga senang menggunakan produk tersebut maka biasanya perusahaanya juga terprecaya. Setelah mengenal perusahaanya maka baru kita putuskan berapa kita akan investasi saham di perusahaan tersebut.

Ketika berinvestasi dalam bentuk saham, jangan melihat keuntunganya dari nominal tapi lihatlah dari prosentasenya.Investasi bisa mengalahkan inflasi, namun penempatanya harus tepat. Dan perlu dicatat bahwa investasi adalah tabungan jangka panjang jadi jangan buru-buru ingin dapat untung, harus bersabar. Semua produk investasi tercatat di OJK ( Otiritas Jasa Keuangan), jadi sebelum melakukan investasi, cek terlebih dahulu produknya ke OJK ( Browsing saja HOW TO REACH OJK). Melakukan pengecekan track record perusahaan ke OJK juga perlu, jika aman baru lanjutkan dan jika tidak, feel free untuk mencari perusahaan lain tempat berinvestasi.

Selalu Ingat prinsip ” HIGH RISK, HIGH RETURN. LOW RISK,LOW RETURN”.Jadi dalam berinvestasi tetap harus berhati-hati.Ada beberapa interumen pasar modal di indonesia. Yang ingin berinvestasi, bisa memilih yang RISK and RETURNYA.

Pertanyaan yang sering kita terima adalah apa sih bedanya saham dan reksa dana (RD)? dalam bahasa analogi yang sederhana, Saham itu diibaratkan kendaraan kita sendiri, kita yang mengatur. Sedangkan reksa dana ibarat angkutan umum, ada sopir dan kita hanya “NEBENG. Sopirlah yang mengatur perjalanan investasi tersebut.

Untuk kawan-kawan di pekanbaru, sering-sering mampir ke IDX Pekanbaru bertanya dan banyak juga program dari mereka tentang pengenalan pasar modal, biar kita makin pinter mengelola finansial dan efeknya kita bisa sejahtera.

KELAS AKBERPEKANBARU GRATIS namun Tetap harus Daftar bit.ly/DaftarAkber

Salam Berbagi Bikin Happy #BerHATIvitas

 

 

 

happy wheels

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *