MENU

by • September 4, 2017 • CommunityComments (0)106

Menanti Suvarnadvipa di Panggung SIPA 2017

Solo International Performing Arts (SIPA) merupakan festival seni pertunjukan dunia yang digagas oleh Bapak Joko Widodo Presiden RI, semasa menjabat Walikota Solo. Beliau memimpikan SIPA menjadi festival yang bergengsi di industri kreatif seni pertunjukan. Melalui SIPA Community mereka memberi komitmen tinggi untuk mewujudkan mimpi beliau tersebut.

Pergelaran maha karya seni pertunjukan hadir dalam Solo International Performing Arts (SIPA) 2017. Menampilkan beragam seni pertunjukan dari berbagai belahan dunia, selama tiga malam yaitu 07 -09 September 2017 . Pergelaran dengan menghadirkan panggung yang megah, mewah, dan spektakuler di Benteng Vastenburg Kota Solo.

 Tahun 2017 merupakan penyelenggaraan SIPA kali ke-9, Pergelaran pada tahun – tahun sebelumnya, 2009-2016, selalu sukses penyelenggaraannya. Setiap malam, dari tiga malam penyelenggaraannya, selalu dihadiri tak kurang 10.000 penonton.

Sebuah kehormatan bagi Riau Rhythm Chambers Indonesia yang pada akhir bulan april 2017 mendapatkan undangan dari panita SIPA 2017 untuk menjadi salah satu delegasi undangan dalam negeri yang telah melalui seleksi disinergikan dengan TEMA Besar SIPA 2017 ” BAHARI KENCANA MAESTRO KENCANA”.  Demi mengusung semangat bahari, panggung SIPA: Bahari Kencana Maestro Karya akan menghadirkan panggung berbentuk kapal layar kebanggan Indonesia KRI DEWA RUCI. Riau Rhythm dijadwlkan tampil pada hari kedua pelaksanaan festival, 08 September 2017.

Riau Rhythm Chambers Indonesia melalui Karya-Suvarnadvipa yang mengangkat akar budaya dan sastra lisan kejayaan masa lalu dari kisah yang terhampar dari budaya 4 Sungai yaitu Sungai Kampar, Siak, Kuantan dan Rokan akan membawakan repertoire khas melayu dan hentakan serta rhythm melayu yang akan mengubah persepsi masyarakat SOLO ( Jawa Tengah) dan audience yang hadir tentang musikalitas musik melayu.

Panggung SIPA Festival 2017 patut dinanti untuk menjajal sebuah festival internasional yang akan menghadirkan paara maestro di bidang seni pertunjukan baik dari wilayah seni tari, musik, teater dan wilayah seni lainnya dari dalam dan luar negeri. Harapanya adalah akan ada akulturasi hasil diskusi dari musisi Dalam negeri (Jakarta – Aceh – Banyumas – Riau – Bangka Selatan – Banyuwangi – Solo – NTT) dan Luar negeri (Korea Selatan – Australia – Malaysia – Chile – Filipina).

Pada kesempatan di SOLO Riau Rhythm tidak hanya tampil dipanggung SIPA 2017 namun dengan bantuan dari panitia akan mengadakan sesi workshop dan klinik musik tentang rhythm melayu yang akan diadakan di Gilang Ramadhan Studio Solo. Karena penting bagi perjalanan Riau Rhythm untuk memberikan sisi edukasi yang bisa menjadikan manfaat serta sadar bahwa perjalanan karir berkesenian Riau Rhythm tidak hanya tentang perform diatas panggung namun juga tentang meninggalkan kesan peran edukasi di tempat yang Riau Rhythm singgahi dan tidak dipungut biaya.

Semoga dengan kepercayaan panitia SIPA 2017 mengundang Riau Rhythm untuk perform di panggung dewa ruci akan membawa nama baik Riau di kancah nasional dan terdengung sampai ke manca negara. Karena Riau Rhythm yakin kehadirannya disana adalah senyawa mendukung program ” Riau Menyapa Dunia “ Dinas Pariwisata Provinsi Riau.

 

Salam Sembah Dari Tanah Tua Melayu.

Source : Official Website Riau Rhythm Chambers Indonesia

happy wheels

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *