MENU

by • May 18, 2015 • catatan Perjalan, OpiniComments (0)231

Mendengar Sore Bercerita

Sore ini dikantor jam beroperasi telah usai, 16:32 PM. Beraktifitas sedari pukul 07:00 AM memang memberikan feel yang berbeda karena waktu itu terlalu pagi untuk yang terbiasa di Jakarta 4 tahun lalu.

office gateSeperti biasa aku pun mengakrabkan diriku dengan suara musik yang karena koleksi terbatas jadinya streaming dengan wifi kantor lewat soundcloud menjatuhkan pilihan pada koleksi Lagu-lagu Jili Band di album Manusia Berbeda.

Kita tidak sedang membahasa lagu Jili Band yang memang punya rasa berbeda di telingaku meskipun masih didominasi lagu-lagu cinta tapi aransemenya ramah telinga dan ada bau industri musik sedikit. Sore ini memang masih hari senin, hari yang selalu saya tandai sebagai awal saya harus bekerja dan menghitung maju sampai dengan 5 hari kedepan saat jumat senja menyapa untuk beristirahat.

Terkadang sore sudah sangat menguras lelah yang ada dibadan ini padahal kerjaan juga kalah berat dari mereka yang ada diluar ruangan akrab dengan keringat. Pernah aku cari penyebab lelah ini namun tak kunjung juga menemukan jawaban atas lelah yang hanya badanku rasakan, baru 4 tahun aku ada di pekanbaru dan rutinitas juga selama itu pula berjalan. Aku menikmati rutinitas dan diversitas aktifitas yang menjadi pembatas manusia dan pekerja.

Ibarat mesin kendaraan atau produksi, rupanya 4 tahun yang telah dijalani ini dilalui dengan tenaga maksimal untuk melakukan perubahan demi perubahan, tidak banyak kok karena aku pun tahu kapasitasku tidak semaster itu untuk merubah semua menjadi IDEAL. Perubahan sedikit yang membutuhkan waktu  4 tahun bagi mereka diluar lingkaran ini adalah pekerjaan yang membuang waktu, karena secara teori mudah.

Siapa sih yang ngga pengen menjadi pelatih sepakbola dengan  materi pemain impian dan kondisi club yang sehat? tidak perlu orang semacam itu untuk yang pengen bermain atau bercengkrama dengan hidup. Karena mereka yang hanya ingin berada dilingkungan ideal sebelum menceburkan dirinya atas nama perubahan yang ada diotaknya tidak lebih adalah penumpang gelap atas nama peduli.

Got itu tersumbat kotoran rambut, nasi bekas kita makan, minyak atau bahkan ludah..
Kita Tahu cara Membuat Got Itu Lancar Kembali adalah dengan……
Menyingkirkan semua itu dari saluran GOT…

Numero UnoTapi tidak semua orang yang tahu itu kemudian turun ke got dan mengotori tubuh, kaki dan bajunya untuk membuat GOT itu lancar dan mengangkat semua hal itu..Karena Mereka lupa Ada pancuran yang siap menerima kotoran kita dan membersihkan kita dari kotoran. Kita juga lupa masih punya Lemari yang berisi pakaian untuk kita pakai setelah mandi….

Ada Waktu untuk Turun dan Berhenti karena memang tugas dan kapasitas hanya sebatas itu, akan ada penerus yang melengkapi hasil sedikit itu tadi…

 

happy wheels

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *